Category Archives: Motivasi

wanita sholihat (8)

Saudara – saudara lahir batinku di manapun berada, Alangkah indah dan bahagianya jika masing – masing suami atau istri secara seimbang, senantiasa berupaya menunaikan kewajibannya. Bukankah indah rasanya jika seorang istri mematuhi suaminya, mengagungkan suaminya, kemudian dia menjadi penyejuk mata bagi suaminya, menjaga lisan dari menyebarkan rahasia suaminya lalu menjaga harta dan anak – anak suami ketika dia pergi, sesuai sabda Rasulullah saw :
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي الْعَاتِكَةِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ يَزِيدَ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ مَا اسْتَفَادَ الْمُؤْمِنُ بَعْدَ تَقْوَى اللَّهِ خَيْرًا لَهُ مِنْ زَوْجَةٍ صَالِحَةٍ إِنْ أَمَرَهَا أَطَاعَتْهُ وَإِنْ نَظَرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهُ وَإِنْ أَقْسَمَ عَلَيْهَا أَبَرَّتْهُ وَإِنْ غَابَ عَنْهَا نَصَحَتْهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهِ رواه ابن ماجه

Artinya : ” Dari Abu Umamah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: ” Orang iman laki – laki tidak mengambil faedah yang lebih baik baginya setelah takwa kepada Allah dari pada isteri yang shalihah. Jika dia perintah maka istrinya taat, jika dia memandang istrinya menyenangkan ( mempunyai daya tarik ), jika dia bersumpah ( agar melakukan sesuatu yang tidak maksiat ) atas istrinya maka istrinya memperbaiki / melaksanakan / menjaga mekakukannya dengan baik ), dan jika dia pergi maka istrinya dengan tulus berbuat baik / menjaga di dalam dirinya dan harta suaminya.” HR. Ibnu Majah Continue reading wanita sholihat (8)

wanita sholihat (7)

Bagi istri yang sholihat akan senantiasa tunduk dan thoat kepada suaminya, batasannya selama perintah suami tidak menerjang aturan2 Allah dan RasulNya.
Apabila suami perintah maksiat seperti contohnya :
1. Di suruh pergi ke dukun, mengalungkan jimat pada anaknya, ngalap berkah di kuburan dll, ingatlah saudara – saudaraku itu jelas syirik akbar dan syirik merupakan kedholiman yang sangat besar sebagaimana firman Allah :
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ سورة لقمن ١٣
Artinya : ” Dan (ingatlah) ketika itu Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran / nasehat kepada anak laki – lakinya : “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”. QS. Luqman 13 Continue reading wanita sholihat (7)

Wanita sholihat (6)

Seorang istri yang sholihat yang menjadi bidadari dunia akhirat akan senantiasa bersemangat hatinya untuk ta’dhim dan berbakti kepada suaminya, menemani suaminya dalam keadaan suka dan duka, mendidik anak – anaknya agar berjalan di atas sunnah , manhaj yang benar dan ulama – ulama sholih, berani meluruskan suami apabila suaminya bersalah dengan bahasa yang lembut dan bersabar atas kekurangannya, membantu suaminya dalam mentaati tuhannya, sesungguhnya Allah tidak akan menyia – nyiakan amalan hamba – hambanya jika mau bersabar dan istiqomah, maka istri demikian inilah akan menjadi penghuni surga yang cantik nan jelita.

Ada beberapa faktor yang dapat merendahkan martabat istri yang harus di hindari atau di jauhi yaitu : Continue reading Wanita sholihat (6)

wanita sholihat (5)

Saudara – saudaraku kaum muslimin wal muslimat yang berbahagia, patut kiranya kita ketahui bersama bahwa di antara para istri itu ada yang sifatnya sebagai ” WANITA ” artinya wani ( berani ) di tata, ada juga yang sifatnya ” PEREMPUAN SEJATI ” yaitu senang di peluk, senang di elus – elus, senang di rayu, senang di perlakukan dengan penuh empati, senang di manja, senang di puji, senang di beri uang, senang di belikan acsesoris, senang di tiduri….😃😃😃. Karena ada yang bilang bahwa ” PEREMPUAN ” itu singkatan dari : Continue reading wanita sholihat (5)

wanita sholihat (4)

Saudara – saudara lahir bathinku yang saya hormati di manapun berada, wabil khusus dalam kesempatan ini kaum suami sebagai imam dalam keluarga yang senantiasa mendambakan istri yang sholihat sebagai calon ahli surga yang nikmat dan kekal abadi selama – lamanya di akhirat kelak. Maka sebagai suami pun tentu harus dan wajib menjadi suami yang sholih, jika tidak maka otomatis akan timpang lah… ada ungkapan orang bijak yg patut kita perhatikan yaitu : Continue reading wanita sholihat (4)

wanita sholihat (3)

Saudara – saudaraku kaum muslimin wal muslimat yang berbahagia di mana saja berada, alangkah senang dan bahagianya bila dalam rumah tangga dapat menunaikan kontribusinya masing – masing, baik suami, istri dan anak dengan tanpa harus berselisih, berseteru, apalagi wabil khusus bagi suami dan istri sampai bercerai hanya gara – gara rambut istri kita tidak hitam bergelombang atau tidak seperti mayang terurai, atau mungkin istri kita tidak bermata jeli ( bhs sunda : cureuleuk ), tidak berhidung mancung tapi mungkin mohon maaf pesek, tidak berbibir seperti gadis Manado, atau dagunya istri kita tidak seperti lebah bergantung, ataupun Continue reading wanita sholihat (3)

wanita sholihat (2)

Saudara – saudaraku kaum muslimin wal muslimah yang berbahagia di mana saja berada, wabil khusus kaum muslimin yang sudah memiliki istri, apabila ternyata di dapati istri kita itu kurang pandai berkata yang baik, maka anggaplah dia itu bukanlah guru bahasa, jika sedikit kurang pandai masak, anggaplah dia bukanlah seorang koki restaurant Jepang, jika sedikit mungkin kurang berakhlak, anggaplah dia bukanlah seorang ustadzah kondang selevel mamah Dedeh, jika sedikit istri kita kurang pandai bersolek, memang dia bukanlah seorang hostes penghibur laki – laki hidung belang…..justeru adanya istri kita mau kita nikahi karena dia ingin banget Continue reading wanita sholihat (2)

wanita Sholihat (1)

Saudara – saudaraku yang saya hormati di mana saja berada, wabil khusus para suami yang sholih, yg baik dan faham agama, sebagai calon ahli surga, kita sebagai suami supaya faham dan mengerti terhadap sesuatu yang tersembunyi di balik kata ” SUAMI ” yaitu :
S : sayang dan setia kepada istri
U : ulet bekerja dan mempertahankan istri
A : amanah terhadap istri dan gaji
M : mesra terhadap istri
I : imam bagi istri

Selanjutnya juga wabil khusus para istri sholihat yang baik dan faham agama sebagai calon ratunya bidadari di surga kelak, supaya faham dan mengerti terhadap sesuatu yang tersembunyi di balik kata ” ISTRI ” yaitu :
I : ifah yaitu bisa menjaga kebersihan diri & rumah
S : sayang dan setia kepada suami
T : tho’at kepada suami
R : ramah kepada orang – orang sekitar suami
I : inisitif yaitu punya keterampilan yg bisa menghasilkan uang.

Maka sebagai istri yang sholihat senantiasa berusaha menata hati untuk tho’at dan ta’dhim kepada suami dengan karena Allah, sebab jika tho’at dan ta’dhimnya istri kepada suaminya itu hanya karena suaminya adalah orang yang berdasi ( executive muda, orang penting ) maka tho’at dan ta’dhimnya akan segera basi, apabila tho’at dan ta’dhimnya istri kepada suaminya karena baju ( pegawai kantoran, pejabat ) maka tho’at dan ta’dhimnya akan segera layu, kapan itu akan terjadi saudara – saudaraku…..??! yaitu pada saat suaminya di non aktifkan dari jabatannya, saat suaminya di PHK dari tempat kerjanya, atau boleh jadi barangkali saat itu cintanya suami kepada istrinya berkurang, apalagi memang cintanya suami sedang gantian dengan istrinya yang lain…..😄👍🙏🙏🙏
atau di saat suaminya sedang jatuh pailit sehingga jatah belanjanya berkurang, maka dalam kondisi seperti itu berangsur – angsur tho’at dan ta’dhimnya pun melayang bagaikan apa yang banyak orang katakan yaitu ” ada uang abang di sayang, tak ada uang abang di tendang ” نعوذ بااللّٰه من ذلك. itu semua jangan sampai terjadi !!

By: Ustad Yunus Syaifullah