I Can Do This

I CAN DO THIS!
Alkisah di suatu sore dibawah tower berkumpulah segerombolan katak kecil. Ternyata akan ada lomba memanjat menara tower yg diikuti oleh beberapa katak. Sebagian katak duduk berjajar menyaksikan rekan-rekan mereka, siapa yang paling duluan sampai di puncak tower. Lomba siap dimulai. Di kejauhan seekor katak penonton, berguman:” mana mungkin tower sebegitu tingginya dapat dipanjat seekor katak kecil…….mustahil……tidak mungkin bisa”. Dua ekor katak mencoba peruntungan dengan mulai memanjat tower. Tidak sampai seperempat jalan, jatuhlah keduanya ke tanah. Penonton semakin riuh, tidak sekedar menggumam, teriakan lantang terdengar di sela-sela penonton:” terlalu tinggi……gak mungkin bisa…..gak mungkin kuat…..berat….”. Beberapa katak berikutnya mencoba menaiki tower, tetapi lagi” tersungkur ke tanah, bahkan ada yang terpelanting menjauhi tower. Ledekan penonton semakin menjadi: “Hil yg mustahal…..ajaib kalau bisa….gak tahu diri…..gak ukur badan….berkaca dulu dech”. sampai akhirnya hampir semua katak berjatuhan sebelum menggapai pertengahan tower. Tersisalah seekor katak kecil. Dengan perlahan dia dekati menara. Dia tatap puncak menara. Tatapan matanya terus dia arahkan ke tower di depannya. Lantas, tangan dan kakinya mulai dia tempelkan di menara. Setapak demi setapak, kaki dan tangan merambat naik. dari arah penonton terdengar semakin riuh, ejekan, teriakan, nada sinis, nada pesimis, namun sang katak tidak bergeming. Dia terus melangkah dan melangkah sampai akhirnya semua katak yg melihat, terdiam seribu bahasa. Sang katak bertengger di puncak tower. Dia berhasil menggapai puncak menara. Gemuruh tepuk tangan tiada henti menyambut sang juara lomba. Setelah dia menikmati pemandangan dari puncak tower, dengan santai dia menuruni menara sampai menyentuh tanah kembali. Semua katak yg melihat saling berbisik, namun tidak kuasa untuk berbicara. Dari sekian banyak peserta, ada seekor katak yg memberanikan diri untuk bertanya ke sang juara:”apakah yang membuatmu bisa mencapai puncak menara? Apa rahasianya? Dengan santai dia menjawab: “sebelum lomba dimulai, saya menyumbat telingaku”. Lantas dia meneruskan ucapannya:” kadangkala kita harus berlagak TULI, sebab apa yang mereka perbuat bisa menjauhkanmu untuk meraih MIMPIMU, tanamkan pada dirimu bahwa kamu mampu, jangan pernah menyerah, selalu katakan dalam dirimu: I CAN DO THIS”. Selamat beraktifitas, semoga sukses selalu.


-- Download I Can Do This as PDF --


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>